Senin, 26 September 2016

Sekilas Mengenai Toraja

       Toraja, merupakan suku yang berdiam di Sulawesi Selatan, Indonesia. Suku Toraja dikenal masih sangat kental dengan budaya dan adatnya. Toraja juga dikenal dengan rasa hormatnya pada leluhur dan orang yang telah meninggal. Orang yang telah meninggal -terutama yang merupakan orang berderajat tinggi- biasanya dilakukan upacara adat yang panjang.
     Kerbau merupakan binatang yang dapat dengan mudah ditemui di bumi Toraja. Kerbau merupakan binatang yang paling banyak dijadikan pengorbanan untuk upacara-upacara dan tradisi Toraja. Dalam susunan upacara adat pengantar orang meninggal, juga terdapat pengorbanan kerbau. Sebelum kerbau dikurbankan dengan cara disembelih, kerbau akan diadu dengan kerbau lainnya yang dikenal dengan upacara Ma'Pasilaga Tedong. Adu kerbau dilakukan pada saat upacara pengantar orang meninggal. Kerbau yang dipersembahkan pada upacara ini memiliki ciri tertentu yang dapat membuatnya mempunyai nilai tertentu. Tingginya nilai dan jumlah kerbau yang dikurbankan, menunjukkan tingginya status sosial dari orang yang meninggal tersebut.
       Terdapat tata cara khusus Toraja mengenai perlakuan kerbau ini. Mulai dari diarak dari peternakan kerbau, diadu dengan kerbau lain, dikuliti, dibersihkan, dibagikan hingga disantap. Kerbau-kerbau aduan yang kalah biasanya akan langsung disembelih di bagian leher. Setelah itu kerbau dikuliti, dibersihkan, dan dimasak atau dibagi-bagikan mentah. Terdapat juga rumah yang dipasang secara sementara di tempat yang strategis di mana keluarga dan orang-orang penting dapat menyaksikan seluruh prosesi.

Senin, 23 November 2015

Perhitungan

        Aset (asset) merupakan segala sesuatu yang di bawah kekuasaan yang bisa dijadikan sebagai sumber daya. Sedangkan hutang (liatbilitises) merupakan segala sesuatu yang harus dilunasi/dibayar. Aset dikurang dengan hutang merupakan harta/modal (capital). Contohnya, seseorang mempunyai mobil senilai 600 juta, dan rumah senilai 4 milyar, sehingga ia memiliki aset kurang lebih 4,6 milyar. Akan tetapi ia mempunyai hutang kepada bank sebesar 5 milyar, maka harta yang ia miliki adalah minus 400 juta.
        Penghasilan (revenue) bisa diperoleh dari jumlah unit hasil penjualan dikalikan dengan harga jual produk, atau bisa didapat dari sumber lain misalnya perjanjian waralaba, dan lain-lain. Biaya (cost) yang harus dikeluarkan misalnya alat dan bahan, kemasan, karyawan, listrik, dan lain-lain. Jika Penghasilan dikurangi dengan laba bernilai positif, maka perusahaan dikatakan mendapat laba/untung, sebaliknya jika bernilai negatif, perusahaan disebut rugi.
        Aset dibagi menjadi beberapa jenis. Aset tetap merupakan segala jenis aset berbentuk harta yang tidak dengan mudah bisa menjadi uang tunai, sehingga aset tetap tidak bisa diandalkan saat membutuhkan uang dalam keadaan darurat. Aset bergerak adalah aset yang dengan mudah bisa menjadi uang tunai, misalnya tabungan, cek, emas, saham. Aset intangible adalah aset bukan harta benda, yang dapat digunakan sebagai sumber daya, misalnya waralaba, sertifikat, kemampuan ahli, jaringan, paten, dan lain-lain.
        Biaya juga dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Biaya tetap (fixed cost) merupakan biaya yang harus terus dikeluarkan yang nilai tetap, misalnya gaji karyawan, telepon, biaya sewa tempat, dan lain-lain. Biaya bergerak merupakan biaya yang dikeluarkan tergantung pada volume produksi, misalnya bahan.

Minggu, 08 November 2015

Bahan Tambahan Pangan dan Bisnis Industri Pangan

        Suatu produk pangan diberikan bahan tambahan mempunyai tujuan tertentu. Untuk mengubah aroma dapat digunakan essence sebagai bahan sintetis atau dengan bahan alami seperti vanili, karamel, kencur, kulit jeruk, daun jeruk, serai, lengkuas, salam, kemangi, pandan, dan lain-lain. Untuk mengubah rasa bisa menggunakan temulawak sebagai bahan alami atau asam sitrat dan asam asetat sebagai bahan sintetis. Pewarna alami misalnya suji untuk pewarna hijau dan kunyit pewarna kuning. Ada juga bahan tambahan yang dapat mengubah rasa sekaligus aroma, misalnya terasi, jahe, ada juga yang sekaligus pengawet misalnya pala.
        Dalam Industri pangan, ada tiga generasi bisnis, generasi pertama bermain pada pembibitan hingga siap panen, generasi kedua melakukan pemanenan, dan generasi ketiga mengolah hasil pasca panen. Pada generasi pertama misalnya pertanian onside dan offside, pertanian onside dilakukan di dalam kebun, sedangkan offside di luar kebun, misalnya di hutan. Pada pembibitan juga dapat dilakukan pengembangan misalnya tanaman transgenik yang tahan hama.
        Dalam berbisnis, harus dilakukan perencanaannya atau pembuatan business plan. Perlu diingat, tujuan dari berbisnis adalah mencari profit bukan berkegiatan sosial, tapi tetap saja tidak boleh terlalu merugikan konsumen. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat perencanaan bisnis adalah latar belakang bisnis/perusahaan, deskripsi produk, rencana penjualan, analisis pasar dan pesaing, analisis kekuatan-kelemahan-kesempatan-jebakan, rencana operasi, rencana keuangan, timeline, rencana pelaksanaan, dan visi-misi. Business plan berguna sebagai susunan strategi yang dapat dipegang agar dapat mempertahankan kelanjutan bisnis. Di luar perencanaan bisnis juga perlu disiapkan jalan keluar saat menemui jalan buntu atau hampir bangkrut.

Minggu, 01 November 2015

Pengolahan

        Tujuan utama proses pengolahan adalah untuk memberi nilai tambah pada suatu produk, dan memperpanjang masa simpannya. Pengolahan biasa dilakukan lebih dari satu proses hingga suatu produk siap dikemas. Pada entri Pemisahan misalnya, untuk memperoleh tepung tapioka dari singkong melalui lebih dari satu proses, dimulai dari ekstraksi, sentrifugasi berulang, evaporasi, kondensasi hingga akhirnya mendapatkan tepung tapioka dengan efisiensi kurang lebih dua puluh persen, selain itu masih di entri Pemisahan, juga terdapat proses perolehan kopi instan tanpa ampas yang melalui serangkaian proses hingga siap kemas. Pada entri Pengawetan Bahan Pangan juga terdapat cara pengolahan wine yang melalui proses ekstraksi dan proses fermentasi hingga proses fortifikasi hingga diperoleh wine dengan kadar alkohol yang diinginkan.
        Pada proses Pemanenan pisang hingg pengepakan juga melalui proses yang panjang. Pisang biasanya siap panen sesudah dua belas sampai tiga belas minggu. Pisang yang akan dipanen umumnya mempunyai syarat panen yang bisa diukur secara kualitatif maupun kuantitatif, misalnya dapat dipanen ketika sudah berwarna spesifik atau setelah mencapai ukuran ataupun diameter tertentu. Pisang yang akan dipanen tetap harus dijaga agar tidak saling bertabrakan antar pisang untuk menjaga kualitasnya. Satu tandan pisang bisa mencapai berat tiga puluh kilogram. Pisang-pisang ini kemudian dibawa ke tempat proses selanjutnya menggunakan suatu mesin distribusi. Selanjutnya pisang dicuci, diperiksa mutunya, disemprotkan cairan anti-hama, barulah dapat dikemas. Proses serupa juga dapat diterapkan pada jeruk , namun jeruk bisa diperlakukan sedikit lebih 'kasar' daripada pisang.
        

Minggu, 25 Oktober 2015

Penyusunan Karya Ilmiah

        Penyusunan karya ilmiah yang baik setidaknya mengandung beberapa unsur-unsur tertentu, judul, kata pengantar, daftar isi, isi laporan, dan daftar pustaka. Pada bagian isi, bab I merupakan pendahuluan, bab II merupakan tinjauan pustaka, bab III merupakan hasil penelitian dan proses, bab IV merupakan perhitungan dan pembahasan, dan terakhir bab V merupakan kesimpulan dan saran
        Bab I merupakan pendahuluan berisi latar belakang, tujuan atau rumusan masalah dan hipotesis. Latar belakang penulisan karya ilmiah berisi informasi tentang subjek, sejarah subjek tersebut dan sejarah perkembangannya, dan alasan pemilihan judul karya ilmiah. Tujuan atau rumusan masalah berisi tujuan penulisan karya ilmiah tersebut dan hipotesis berisi tentang praduga sementara atas masalah yang akan dibuktikan kebenarannya dalam penulisan karya ilmiah tersebut.
        Bab II yang merupakan tinjauan pustaka berisi dasar teori dan metodologi. Dasar teori berisi teori-teori dasar yang sudah ada yang kemudian akan kita gunakan pada penulisan karya ilmiah sebagai dasar atau landasannya. Metodologi menjelaskan tentang metode-metode yang digunakan selama proses penulisan karya ilmiah.
        Bab III berisi uraian proses yang dilakukan dalam penulisan karya ilmiah dan uraian hasil penelitian yang dipaparkan secara jelas dan terperinci. Penjelasan hasil penelitian kemudian dijelaskan perhitungan dan pembahasannya pada bab IV. dan terakhir bab V merupakan kesimpulan yang menjawab tujuan dari penulisan karya ilmiah dan saran, baik untuk masyarakat, untuk para pelaku yang berkenaan dengan subjek permasalahan, maupun untuk para peneliti selanjutnya yang melakukan studi ilmiah terhadap subjek penulisan karya ilmiah kita.
         

Minggu, 18 Oktober 2015

Pemisahan

        Pemisahan merupakan cara untuk memilah suatu benda dengan jenis yang berbeda. Dalam pengolahan industri pangan pemisahan merupakan salah satu kegiatan yang cukup umum ditemui. Pemisahan bisa dilakukan pada berbagai macam jenis benda. Misalnya Pemisahan menurut bentuk zat, pemisahan padatan-cairan, padatan-gas, cairan-gas, maupun yang sejenis misalnya padatan-padatan, cairan-cairan, ataupun gas-gas. Pemisahan dengan bentuk zat yang sama biasa digunakan faktor pemisah lain misalnya pemisahan dengan pemanfaatan faktor perbedaan massa jenis, perbedaan titik didih, titik beku, titik lebur, perbedaan ukuran, dan lain-lain.
        Pemisahan padatan-padatan misalnya adalah penampian. Penampian memanfaatkan perbedaan ukuran dua jenis padatan yang akan dipisahkan, contohnya penampian gandum untuk memisahkan sekam dari gandum. Ada juga pemisahan dengan proses sentrifugasi dengan pemanfaatan gaya sentrigual. Pemisahan dengan proses sentrifugasi akan memisahkan benda berdasarkan kerapatannya atau massa jenisnya.
        Pemisahan padatan-cairan umumnya dapat dilakukan melalui proses ekstraksi, kondensasi, dan destilasi. Ekstraksi merupakan proses pengambilan suatu cairan atau larutan dari suatu bahan. Kondensasi merupakan proses penguapan yang biasanya memanfaatkan perbedaan titik didih suatu bahan. Destilasi merupakan proses pendingan, biasa digunakan untuk mendinginkan zat gas untuk mendapatkan zat cair yang diinginkan.
        Pemisahan misalnya dalam proses perolehan pati tapioka. Pertama bahan mentah (singkong) diekstrak, lalu diuapkan. Dengan cara tradisional biasanya hasil ekstraksi ini dialirkan dalam suatu pipa yang lebar terbuka bersekat dan dibiarkan terjemur sinar matahari agar cairan mengalami kondensasi, selama proses pengaliran di pipa tersebut, cairan yang perlahan terkondensasi diendapkan dengan sekat-sekat yang dipasang untuk mendapatkan pati. Biarkan hingga hanya tersisa pati untuk dipanen. Resiko dari proses ini adalah kemungkinan besar kontaminasi dengan zat asing karena ditempatkan di tempat terbuka.
        Pemisahan pati ini juga bisa dilakukan dengan cara lain yang lebih modern, setelah singkong diekstrak, lakukan proses sentrifugasi, lalu didapat campuran pati dan ampas. Setelah itu lakukan lagi proses sentrifugasi untuk memisahkan protein, lakukan lagi proses ini lalu didapat endapan pati basah, panaskan sembari digiling, didapat hasil akhir pati yang kering dan halus. Proses pemisahan pati ini umumnya tidak digunakan dalam industri pangan, dan protein yang dikandung pati bisa membuat pati menjadi lebih cepat rusak, oleh karena itu protein sengaja dipisahkan. Proses pemisahan pati seperti ini misalnya digunakan dalam industri kertas dan tekstil.
        Proses pemisahan cairan-padatan yang sederhana misalnya pengambilan minyak kelapa dari kelapa. Kelapa setelah diekstrak akan didapatkan santan. Santan lalu dipanaskan hingga hanya tersisa minyak kelapa sebagai hasil akhir.
        Proses ekstraksi lainnya, misalnya adalah pemisahan cairan aromatik yang terdapat dalam bunga. Untuk mendapatkan cairan aromatik ini melalui beberapa tahap. Pertama bunga dihancurkan untuk dilakukan ekstraksi. Larutan yang didapat dari hasil ekstraksi kemudian dilakukan proses kondensasi dengan diketahui titik didih cairan aromaterapik lebih rendah daripada titik didih air. Uap itu kemudian dialirkan menuju sebuah pipa tempat proses destilasi terjadi, setelah itu didapat cairan aromatik itu sebagai hasil akhir.
        Pada masa kini sudah banyak dijumpai produk kopi yang dikemas instan bahkan tidak meninggalkan ampas setelah diseduh. Proses ini juga melibatkan pemisahan sebagai konsep utamanya. Setelah didapat kopi dengan komposisi dan takaran yang diinginkan, pisahkan ampasnya. Setelah didapat kopi tanpa ampas, alirkan larutan itu ke dalam ruang hampa. Karena ruang hampa tidak bertekanan, maka titik didih air pun akan turun, lalu secara otomatis akan terpisah dengan kopi tadi menjadi uap air meninggalkan kopi instan berupa padatan kristal.

Minggu, 11 Oktober 2015

Seblak

        Seblak merupakan salah satu produk pangan lokal dan jajanan khas nusantara yang berasal dari daerah Bandung. Namun keberadaannya sudah semakin sedikit dan tidak banyak lagi masyarakat kita yang mengetahui seblak. Bahkan menurut sebuah jurnal yang diterbitkan pada 2010 seblak menjadi jajanan yang paling sedikit dikonsumsi oleh anak jalanan di Bandung.
        Seblak merupakan salah satu cara pengolahan kerupuk, kerupuk yang digunakan dapat bervariasi, tetapi umumnya menggunakan kerupuk sagu. Cara pengolahannya pun sangat mudah. Untuk menyajikan seblak, hanya perlu menumis kerupuk yang sebelumnya sudah direbus dan direndam dengan air hingga kenyal.
        Kerupuk sagu mengandung karbohidrat dalam jumlah besar, protein dan lemak dalam jumlah sedikit, fosfor, kalsium, dan besi dalam jumlah kecil. Kerupuk sagu dapat dijadikan sumber energy karena kandungan karbohidratnya yang besar.